Minggu, 23 Maret 2014

Bermula dari Ajakan Teman ;Bugshan Adventure in Serial





Pagi itu, bermula dari pesan singkat whatsapp dari salah seorang teman:
T: Pin
S : Ya
T : Mau ikut gak? Ke Do’an
S : Sudah pernah, gratis ya? Haha…
T : Ke “Bugshan”
S : Bugshan??!! (kaget)
T : Gimana, ikut gak?
S : Berapaan?
T : Tiga ribuan plus makan sama nyewa mobil.
S : (O_O) (O_O)… Berapa orang yang mau ikut?
T : Enam orang.
S : Siapa saja sih teman-teman yang mau ikut.
T : Saya, Sahal, Marufi, Mujib, Wahyu. Gimana? Ayolah ikut bareng kami, mumpung ada kesempatan. Kapan lagi kalau bukan sekarang??
S : Hmmmm…. (mikir-mikir). Ya gimana ya, sebenarnya sih ingin ikut, tapi…
T : Halo, Alfin ini saya Mujib. Ayolah fin berangkat ikut kami, lima tahun sekali. Kapan lagi bisa ada kesempatan kesana kalau gak sekarang??
S : (Toeng-toeng)
T : Sudah lah… ikut ya. Ayolah akhi…
S : Iya sudah aku ikut kalian. Kapan sih acaranya?
T : Bener?? Acaranya sekarang jam 9 dari asrama kampus.
S : Sekarang ???!!! (kaget bukan main)
T : Kami tunggu kedatanganmu.
S : Nanti sore saya ada jadwal di madrasah gimana itu nantinya?? Memangnya sampai kapan acaranya?
T : Sampai besok dzuhur. Ayolah akhi, kita butuh kepastian, bukan PHP. Hehe… lima tahun sekali friend.
S : Ya sudah. Tapi, saya belum apa-apa nih? Belum mandi, belum sarapan. Mobilnya jemput saya kesini bisa tidak?
T : Oke, nanti kami ke tempatmu. Kamu siap-siap saja. You are the best friend !! hehe

Dari sinilah petualangan kami dimulai. Rasanya, kalau sudah dipanggil “akhi”, hati saya jadi luluh. Teman saya yang satu ini memang sedikit agak melebay. Beruntunglah, kali ini saya lagi mudah bilang “iya”. Entah kenapa, rasanya sudah tak lagi kuasa untuk menolak ajakan mereka. Masalahnya, bukan hanya keberatan ikut jalan bareng mereka. Tapi, tempat yang akan kami tuju cukup jauh. Kira-kira 3-4 jam perjalanan. Tidak hanya itu, sebagai pelajar asing, tentunya menginap di luar asrama merupakan salah satu larangan keras. Apalagi kondisi keamanan di negeri ini yang belum stabil. Bukan soal uang perjalanan yang harus saya bayar, itu tak seberapa daripada nyawa saya yang harus terbayar?? Bismillah, semoga tidak terjadi apa-apa.



             

1 comments:

Unknown mengatakan...

Hahah.,trnyta mas gtu.,lucu lucu lcuc..,
lah kok rosa gg di ajak.,:p

Posting Komentar

 
;